<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-12690489</id><updated>2011-04-21T20:17:27.273-07:00</updated><title type='text'>Welcome to Fardi Krueng</title><subtitle type='html'>Assalamu'alaikum Wr.Wb, Selamat Datang Salam sejahtera untuk anda</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://fardi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fardi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fardi Krueng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12690489.post-111537546602289351</id><published>2005-05-06T03:29:00.000-07:00</published><updated>2005-05-08T21:51:17.280-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;blockquote&gt;Judi&lt;/blockquote&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr, berjudi, (berkurban) untuk berhala), mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar mendapat keberuntungan (Q.S. al- Maidah: 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat ini menurut riwayat Imam Nasa´i dan Imam Baihaqi diturunkan berkenaan dengan dua kabilah kaum Anshar yang sebenarnya hidup rukun. Akan tetapi karena minuman keras dan judi, suasana rukun tersebut tak ayal seringkali tercabik-cabik. Terjadilah pertengkaran dan perkelahian antara sesama mereka. Judi seringkali dianggap cara pintas untuk menjadi kaya . Akan tetapi kenyataannya, jarang (atau bahkan tidak ada sama sekali) orang yang benar-benar kaya dengan cara berjudi. Sebab perjudian senantiasa memunculkan rasa penasaran. Sekali menang, timbul keinginan untuk mencoba kedua, ketiga, keempat kali dan seterusnya. Padahal di antara berpuluh kali permainan, belum tentu semuanya akan dimenangkan. Sementara judi selalu minta tumbal sebagai taruhan. Tak ayal ada orang yang dengan mudahnya menjadikan uang, emas, berlian, mobil, tanah atau bahkan rumah sebagai taruhan, karena rasa penasaran itu tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam skala kecil, katakanlah tidak sampai mempertaruhkan barang- barang seperti di atas, misalnya judi buntut yang masih marak di beberapa kota di NAD seperti diberitakan koran ini beberapa waktu lalu. Namun tetap saja orang akan digoda oleh rasa penasaran. Ia semakin tertantang untuk mencoba dan mencoba lagi. Ironisnya, yang menjadi peserta judi tidak sedikit dari kalangan menengah ke bawah bila ditinjau dari sisi ekonomi. Dan bila ditinjau dari sisi usia, tragisnya tak jarang pula yang masih bau kencur melakukannya. Akibatnya virus judi meracuni pikiran-pikiran waras bahkan terkesan menginjak-injak syari´at Islam. Karena itu judi yang memang lebih banyak mudharat daripada maslahatnya (kebaikan), memang harus gencar diperangi dan dibasmi. Siapa pun orang yang membela dan melindunginya dan apa pun kedudukannya harus diseret ke depan pengadilan. Wallah A´lam bis Shawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12690489-111537546602289351?l=fardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537546602289351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537546602289351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fardi.blogspot.com/2005/05/judi-hai-orang-orang-yang-beriman.html' title=''/><author><name>Fardi Krueng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12690489.post-111537314782684109</id><published>2005-05-06T02:50:00.000-07:00</published><updated>2005-05-06T02:52:27.833-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;MENCUIL ACEH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;duhai Aceh, apakah gempa di bawah bumi&lt;br /&gt;melahirkan Tsunami ombak gergasi&lt;br /&gt;sebagai hadiah kepadamu, saudaraku aduhai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah ianya isyarat kiamat melanda alam&lt;br /&gt;musnah lebur harta duniawi di ombak merejam&lt;br /&gt;wahai roh-roh saudaraku, usah bersedih, diam!&lt;br /&gt;takterbayar olehku di atas 200,000 lebih nyawa kalian&lt;br /&gt;taktertanam nisan di pusaramu di darat atau di lautan&lt;br /&gt;doa kami slalu terhimpun, Allah Maha Pengampun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ampunilah Dosa Hambamu ini ya. Allah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12690489-111537314782684109?l=fardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537314782684109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537314782684109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fardi.blogspot.com/2005/05/mencuil-aceh-duhai-aceh-apakah-gempa.html' title=''/><author><name>Fardi Krueng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12690489.post-111537285499811100</id><published>2005-05-06T02:42:00.000-07:00</published><updated>2005-05-06T02:49:28.933-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;strong&gt;CERITA DARI MEULABOH&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meulaboh menggelepar hancur&lt;br /&gt;dihantam Tsunami utusan gempa tektonik&lt;br /&gt;ditaburnya malapetaka alam&lt;br /&gt;di kota, di desa, di pantai dan di laut&lt;br /&gt;bertabur mayat dan bangkai&lt;br /&gt;udara berbau hamis&lt;br /&gt;puisiku turut meratapi&lt;br /&gt;kepada roh-roh diangkut terus ke syurga&lt;br /&gt;sedang yang tinggal hidup di bumi, sengsara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sudah tercatat pepatah &lt;br /&gt;jika takut kepada ombak&lt;br /&gt;jangan berumah di tepi pantai&lt;br /&gt;jika takut di telan gelombang&lt;br /&gt;tambatkan perahu di pengkalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meulaboh adalah kota tepian pantai&lt;br /&gt;hari ini tiba-tiba Tsunami menghempakkan bumi&lt;br /&gt;utusan maut tanpa belas kasihan&lt;br /&gt;tiba-tiba saja sunyi suara beburung di hutan&lt;br /&gt;sawah dan ladang berubah wajah&lt;br /&gt;bagai padang jarak padang terkukur&lt;br /&gt;kota dan desa menjadi sunyi takbertuan&lt;br /&gt;warga yang selamat tinggal di khemah pengungsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sesudah hancur lebur Meulaboh&lt;br /&gt;siapakah yang datang memberi mimpi&lt;br /&gt;menata puing menjadi pengharapan&lt;br /&gt;membina kembali sebuah kehidupan yang lenyap&lt;br /&gt;Meulaboh adalah ribuan jiwa luka yang ingin tegak&lt;br /&gt;Meulaboh kini adalah puncak selangit duka&lt;br /&gt;walaupun kering airmata, Meulaboh telahpun hancur&lt;br /&gt;sedang Tsunami telah kembali diam di lubuk lautan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12690489-111537285499811100?l=fardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537285499811100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111537285499811100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fardi.blogspot.com/2005/05/cerita-dari-meulaboh-meulaboh.html' title=''/><author><name>Fardi Krueng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12690489.post-111536353044134123</id><published>2005-05-06T00:08:00.000-07:00</published><updated>2005-05-06T02:16:04.556-07:00</updated><title type='text'>Salam</title><content type='html'>PAMFLET MEREKONSTRUKSI ACEH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala airmata bangsa aceh kering meratap kematian yang lebih dari 200.320 jiwa saudara seagama kita yang diterjangi gempa tektonik dan menyusur ombak besar Tsunami dari barat Sumatera melantak bumi Aceh dari Tapaktuan, Meulaboh hingga sebahagian Banda Aceh pasti tidak sepantasnya akan sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, mari kita berfikir, bermusyawarah dan bertindak bagaimana untuk merekonstruksi Aceh yang hampir lenyap harga diri kemanusiannya dengan kudrat dan peluh sendiri biarpun perlu waktu lima tahun atau sepuluh tahun mendatang, kita mesti bekerja untuk bangsa Aceh yang degil dan keras hati itu supaya penghidupan dan kehidupan mereka, membina kembali sebahagian kehidupan yang telah hilang. Inilah masanya untuk kita memacu keberanian dari urat nadi orang-orang Aceh sendiri yang utuh berpaut pada nilai adat dan agama Islam yang mendarah daging dalam budaya Aceh sebagai Aceh Baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis bencana Tsunami pada 26 Disember 2004 yang amat melukakan mata dan hati kita, ekologikal musnah, sengsara manusia, huru-hara sosial dan kecemaran budaya Aceh, kita harus menguak kesilapan masa lalu yang menghilangkan konsep meunasah atau mushalla Gampong disamping pupusnya hutan bakau dan tiada penanaman pokok kelapa di pinggir pantai menjadi buah bibir kita sekian lama.Mari kita menyeru sesiapa juga yang prihatin mencuil Aceh semoga kefahaman mereka dalam membangun kembali kehidupan Aceh Baru, pastikan roh Islami menunjang pengupayaan sosial dan budaya Aceh, dan memeta kembali potensi bahaya geologikal terhadap bencana gempa tektonik dan ombak besar Tsunami. Aceh Baru bukan sekadar pembangunan prasarana, tetapi penyembuhan luka dan trauma dalam jiwa orang-orang Aceh yang holistik dijana kembali serentak pemulihan budaya dalam kehidupan sosial yang dinamis.Akhirnya kita berpesan, jangan ada siapapun mengambil peluang dan kesempatan dalam kesempitan dan sengsara orang-orang Aceh, tatkala kini mengucur deras dari pelbagai penjuru dunia dana merekonstruksi Aceh, dan kita berdoa Allah Yang Maha Mengasihani hamba-Nya dapat memandu sesiapa yang berperanan dalam pengupayaan pembangunan Aceh berjiwa besar mengatasi sempadan geografi negara, agama, dan bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DOA BOCAH TANAH RENCONG&lt;br /&gt;Buat saudaraku yang telah Yatim di Nanggroe Aceh &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Tuhan yang aku sembah&lt;br /&gt;Penguasa seluruh alam Kasihanilah, lindungilah&lt;br /&gt;Kami anak-anak yatim piatu sudah&lt;br /&gt;Di tanah rencong ini masih buram&lt;br /&gt;Sehabis gempa tektonik dan Tsunami diam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Tuhan yang satu&lt;br /&gt;Berilah barakah dan hidayah-Mu pada kami.&lt;br /&gt;Kami tetap tulus menjadi hamba-Mu&lt;br /&gt;Di tanah rencong ini masih rawan&lt;br /&gt;Sebagaimana ibu bapa kami sekalian&lt;br /&gt;Telah pergi meninggalkan kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin ya rabbal'alamin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12690489-111536353044134123?l=fardi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111536353044134123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12690489/posts/default/111536353044134123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://fardi.blogspot.com/2005/05/salam.html' title='Salam'/><author><name>Fardi Krueng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry></feed>
